Homestay Bu Rini di Kampung Pelangi, Desa Wisata Bejalen

Homestay Bu Rini berada di Kampung Pelangi, Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Saya pernah berkesempatan untuk menginap di homestay Bu Rini selama 2 malam. Kesan yang ditinggalkan oleh Bu Rini selaku tuan rumah sangatlah baik, membuat rombongan kami merasa ingin menambah waktu lagi untuk menginap.

Halaman parkirnya luas, walaupun akses masuknya tidak seluas halamannya.

Sebenarnya ada beberapa homestay di Desa Bejalen, namun saya baru sempat bermalam selama 2 malam 3 hari di homestay Bu Rini. homestay ini memberikan beberapa kenyamanan khas sebuah homestay di desa wisata. Apa sajakah itu? Mari coba kita simak dalam penjabaran sederhana berikut ini :

 

AKSESBILITAS

Anda dapat membawa kendaraan roda empat (city car) hingga ke halaman parkir homestay Bu Rini, halaman parkirnya sepertinya cukup untuk 2-3 kendaraan roda 4. Untuk kendaraan roda 2, bisa muat banyak, namun saat saya berkunjung ke sana, belum ada atap untuk menaungi kendaraan yang terparkir.

 

DESAIN RUMAH

homestay Bu Rini memiliki konsep bangunan yang unik, mungkin lebih ke arah Rumah Adat Betawi. Saya kurang paham sebenarnya, namun sedikit celotehan teman-teman saat itu menyimpulkan seperti itu.

Tangganya cocok buat nongkrong saat sore atau pagi hari.

 

Di teras ini kami menambah dosa dengan melakukan gibah berjamaah. Astaghfirullah….

Bagian teras tersedia banyak bangku untuk bersantai, juga di ruang tamu yang mengusung konsep tradisional. Bagian tengah terasa luas karena dijadikan satu dengan meja makan, untuk ruang tamu dengan bagian tengah tersebut hanya dibatasi sekat setinggi kepala saya.

Konsep klasik namun menambah kekhasan ruang tamu.
Ruang tengah ini bisa disulap juga menjadi tempat tidur apabila diperlukan.

Total ada 3 kamar yang disediakan untuk menginap, 2 kamar mampu menampung 2-3 tamu, sedangkan salah satu kamar mampu digunakan untuk 4-5 tamu dengan kamar mandi di dalamnya.

Baca Juga :  Pengalaman Bermalam di Susan Spa & Resort, Semarang
Salah satu kamar dengan satu ranjang yang cocok untuk melayani rasa kantuk.

homestay Bu Rini ini sebenarnya terbadi dua bagian besar walaupun masih dalam satu atap. Satu bagian untuk tinggal keluarga Bu Rini, sedangkan satu bagian lainnya digunakan sebagai homestay.

 

Berikut tampilan homestay Bu Rini dari depan via google street view. Saya juga sempat membuat Virtual Tour Desa Bejalen yang berisi 4 foto panorama 360.

 

 

 

INTERIOR

Ornamen yang berada di homestay Bu Rini kebanyakan terbuat dari kayu. Tembok depan rumah masih dari batu bata yang terbuka, namun tembok di dalam rumah masih menggunakan kayu papan yang diplitur. Eternit juga sebagian terlihat dilapisi oleh kayu, sehingga membuat suhu udara di dalam homestay terasa lebih dingin daripada di luar.

 

Lampu, kursi, meja dan lemari masih terlihat tradisional karena terbuat dari kayu. Cocok untuk beristirahat dan mencari inspirasi. Terlebih dengan jendela kayu yang menghadirkan kebun salak dan bambu ketika dibuka secara penuh.

 

FASILITAS

Seingat saya tidak ada kipas angin, suhu udara di dalamnya sudah terasa sejuk dan sepoi, cukup membuat mengantuk saat siang hari. Colokan listrik di tiap ruangan sudah ada, jadi aman untuk mengisi daya gawai anda.

Ruang kamar yang bisa diisi lima orang. Tersedia juga kamar mandi di dalam kamar ini.

Kamar mandi juga sudah menggunakan toilet duduk dan juga shower, juga disediakan ember bagi Anda yang lebih suka mandi dengan gayung. Bila kamar mandi yang di bagian homestay sedang dipakai, maka Anda dapat menggunakan kamar mandi di bagian rumah Bu Rini.

Baca Juga :  Pengalaman Menginap Semalam di Kampung Labasan Resort Bersama Keluarga.
Mengusung konsep modern, bila tidak suka maka bisa menggunakan kamar mandi yang satunya.

MENU KULINER

Walaupun bukan Bu Rini sendiri yang memasak apabila ada tamu, melainkan tetangganya, namun hidangannya benar-benar menggoyang lidah. Menu utama di Desa Bejalen adalah ikan mujair hasil dari Rawa Pening. Rasakanlah kembali rasa khas desa dengan hidangan di homestay Bu Rini.

Biasanya kami tidak bisa membedakan mana doyan dan mana lapar, namun kalau yang ini adalah nikmat. Sarapan bersama di teras homestay, sembari ghibah. Astaghfirullah…

 

Contact Person

Bila Anda ingin menginap di homestay Bu Rini, silahkan hubungi Bu Rini dengan nomor telepon 0877-0026-1799

Bu Rini (baju kuning, tengah) bersama anak dan suami tercintanya. Sekitarnya hanyalah satelit yang hilang arah dan belum menambatkan hati, korban “kapan nikah” di tiap lebaran.

Lokasi homestay Bu Rini pada google maps adalah sebagai berikut :

 

 

Bila Anda berkesempatan untuk berjumpa dengan Bu Rini, mohon sampaikan salam dari kami, rombongan GenPI Jawa Tengah dan Mas Jawa Tengah. Terima kasih.

Salam,

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam