SMS tetaplah berkesan

36
views

Jika sepulang beraktivitas sedari pagi, saya selalu merebahkan diri di atas kasur kesayangan dengan aluran radio yang mengisi ruang dengar saya. Memainkan ponsel saya melihat beberapa pesan masuk yang sempat terabaikan sedari saya memulai aktivitas hari itu, walau tidak semua pesan yang masuk adalah berita penting, namun saya sempatkan membalas “OK” atau “terima kasih”, apabila sedang cukup longgar saya tanya balik agar mengurangi jarak yang mungkin beberapa waktu telah membentang.

IMG_1874 (Copy)

 

Sekarang pesan singkat berupa SMS (Short Message Servise) telah tergantikan oleh puluhan atau mungkin ratusan jenis aplikasi berkirim pesan via koneksi data internet. Pertumbuhan ponsel pintar yang menjamur di masyarakat telah menjadikan satu paket antara ponsel pintar dengan paket data yang digunakan. Paket data yang digunakan tentu saja akan percuma jika hanya digunakan untuk browsing maupun berkirim email dengan smartphone. Dalam smartphone anak muda yang mungkin seumuran SMP, SMA, hingga anak kuliahan jaman sekarang, saya rasa minimal ada 3 aplikasi chat berbasis koneksi internet di dalam ponsel pintarnya.


Bagi sebagian orang, ponsel cukuplah SMS dan telpon, tidak lebih dari itu, karena bagi mereka 2 fitur tersebut sudah lebih dari cukup untuk menghubungi seseorang. Saya jujur saja lebih menyukai SMS kepada teman-teman saya, apalagi jika ada free sms gratis baik sesama maupun berbeda operator. Tidak semua teman saya memiliki smartphone ataupun mereka yang memiliki smartphone namun tidak berlangganan paket data internet, sehingga mereka menjadi wifi(gratisan)-finder di cafe atau di kampus mereka. 😀

Baca Juga :  Curhatan Fotografer Amatiran. Andakah?

Terkadang saya juga melihat-lihat buku telepon saya untuk mencoba sekedar menyapa mereka di sela-sela akhir pekan saya, walau cuman free sms gratis, namun saya yakin bahwa SMS di masa sekarang itu lebih memiliki “rasa sapa” yang lebih besar daripada melalui aplikasi chat.

Teringat saat saya sedang berada di perantauan, dimana hanya ada sinyal telkomsel, kebetulan saya menggunakan kartu As semenjak 2006 lalu hingga saat itu 2011 saya ditugaskan di tepian Taman Nasional Gunung Leuser di Provinsi Aceh. Hanya ada sinyal telkomsel yang menjangkau daerah saya, walaupun setiap berkirim SMS saya harus meletakkan ponsel saya di dinding rumah, namun dering pesan masuk selalu menjadi penantian yang mengasikkan terlebih saat hari libur dan bonus free sms gratis saya masih banyak. Tegur sapa dengan mereka yang berada di pulau terpisah, atau dengan mereka yang tengah berada di negeri seberang.

Komunikasi menjadi hal yang penting dalam hidup kita, tanpa komunikasi mungkin hanyalah ada permasalahan akibat selisih paham antar individu. Jadi selagi kita masih sempat, marilah mencoba untuk berkomunikasi lebih dekat dengan mereka yang telah terasa jauh dan lebih akrab lagi dengan mereka yang telah dekat dengan kita. Jangan sampai kita menyesal karena kita merasa terlalu jauh baik dengan sesuatu maupun seseorang.

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam