Diary Media Sosial

Media sosial sekarang ini sudah menjadi semua diary, baik itu diary umum maupun diary pribadi kita. Kronologi masing-masing pengguna seakan bisa kita ketahui dari hari kehari, bulan kebulan, tahun ketahun, bahkan dekade kekdekade. Semenjak bergabung dengan beberapa media sosial pada tahun 2009, saya banyak menemui teman-teman saya yang mengunggah keadaan pribadinya yang dianngapnya masih wajar untuk diunggah ke media sosial, walau terkadang bisa kebablasan ketika sudah dimakan emosi sesaat. Mereka yang beradu persaan juga tidak luput dari sebagian perhatian saya ketika mengamati kabar berita pada beranda media sosial saya. Ada beberapa proses yang bisa saya amati dari beberapa pasangan di media sosial saya, seperti ketika mereka sedang proses pendekatan, pacaran, tunangan, hingga akhirnya menuju ke pelaminan.

Semua terekam jelas karena kabar berita mereka sebarkan seperti minum obat, yaitu 3 kali sehari sebelum, sedang, dan sesudah makan, hehehhe. Mereka yang telah menikah seringkali membuat status tentang tanda kehamilan masing-masing, ada yang mulai ngidam, ada yang merasa mual, ada juga yang mengunggah foto testpack mereka. Walaupun tidak semua, ada beberapa pasangan yang menyembunyikan atau sengaja tidak mempublikasikan tanda kehamilan mereka, namun tiba-tiba mengunggah foto pahlawan imut kecil mereka yang tengah terpejam manja. 😀

Dewasa ini, mencari informasi tentang beragam tanda kehamilan sudah sangat memanjakan ibu hamil dan pasangannya. Cukup menggunakan smartphone, mereka akan bisa mencari jutaan informasi mengenai tanda kehamilan, serta berkonsultasi secara online baik melalui milis maupun forum-forum yang isinya para dokter, praktisi kesehatan maupun pasangan hamil tersebut.

Baca Juga :  Mari Menghitung Harga Peralatan Naik Gunung Saya

Namun sebaiknya hati-hati dalam memilih informasi tentang tanda kehamilan yang sedang atau akan anda alami (bagi para pembaca), carilah dari sumber yang terpercaya dan janganlah lupa untuk melakukan konsultasi kepada dokter yang berpengalaman di sekitar anda. Masing-masing ibu memiliki tanda kehamilan sendiri-sendiri, sehingga diperlukan pengetahuan medis yang baik untuk mendiagnosa apabila ibu hamil memiliki tanda kehamilan yang berbeda dengan kondisi normal.

Bagaimanapun juga, seorang ibu hamil dan pasangannya akan memperjuangkan calon penerus impian mereka yang akan berjumpa dengan semesta. Untuk teman-temanku yang sudah diberi sebuah anugrah luar biasa oleh Allah SWT menjadi sepasang orang tua, SELAMAT ya teman, semoga kalian sehat selalu dan diberikan limapahan rejeki untuk dapat menghadapi dunia ini. 😀

Leave a Reply