Seorang yang kukenal itu bernama Rio

59
views

Sedikit saya akan bercerita tentang seseorang yang mungkin telah cukup berjasa dalam pegembangan diri saya dalam hal otak-atik komputer semasa kuliah. Walau kemampuan komputer saya masih dangkal, namun setidaknya saya telah belajar tonggak awal dalam mendalami komputer dari orang tersebut.

Namanya yang saya ingat hanyalah RIO, asal Kediri, jurusan psikologi. Dia pernah satu kos bersama saya selama satu tahun (2006-2007), walau tidak berada dalam satu rumah, tapi terkadang saya berkunjung ke kamarnya dan berbincang dengannya. Biasanya saya main ke kamarnya untuk minta lagu, film maupun software yang unik.

PIC_1297
pakai laptop temen yang sepertinya memang enggak kepakai 😀




Pernah suatu ketika saya bermain ke kamarnya ketika dia hendak menginstal ulang komputer, itulah yang membuat saya bersemangat mengikuti setiap langkah yang dia lakukan ketika mengintsal sistem operasi XP. Dia menjelaskan tiap-tiap tampilan yang muncul di layar setiap dia menekan tombol dan beberapa konsekuensi atas pilihan-pilihan yang muncul dalam tampilan tersebut. Saya sangat antusias sekali saat itu, karena bagaimanapun itu adalah pengalaman pertama saya mengenal tentang instal ulang komputer.

08-08-07_1957
128 mb ddr1, 40 gb, intel celeron 1.8 ghz, 800×600 pixel layar 😀

Berbekal dari pengetahuan dasar tersebut, saya mencoba mengaplikasikan hasil belajar instal ulang tersebut pada laptop teman saya yang waktu itu memang bermasalah pada windownya. Daripada keluar dana di tukang reparasi komputer, lebih baik dicoba direparasi sendiri dan itu gratis :D. Saya memperhatikan setiap langkah yang saya lakukan pada waktu penginstalan tersebut, alhamdulillah proses instal ulang pertama saya berhasil tanpa ada kendala berarti.

Baca Juga :  Mudik 2015 : Rutinitas Peradaban Tahunan

Sejak saat itu, saya di kampus sering dimintai tolong oleh teman yang berkendala terhadap laptop maupun komputernya. Jasa yang saya kenakan tidak saya kenakan tarif, lha kadang hanya pasang antivirus maupun clean registry standar. Beberapa ada yang berat seperti harus melakukan revocery data maupun bongkar pasang CPU. Semua yang saya lakukan atas dasar kesukaan saya terhadap komputer saat itu membuahkan hasil berupa relasi yang lebar. Sebagai catatan, saya di sini tidak memiliki komputer ya, jadi semua yang saya lakukan itu di komputer teman yang bersedia saya gunakan :D.

PIC_1294
Belajar itu wajib

Skripsi saya saja hanya saya simpan di flashdisk dan sesekali saya upload ke akun yahoo saya untuk jaga-jaga. Berkat relasi seperti ini, saya bisa mengerjakan skripsi dengan puluhan laptop yang berbeda dalam satu bulan. Berbagai jenis jajanan dan kuliner sering menyambangi kos saya yang biasa mereka lakukan sebagai ucapan terima kasih. Beberapa ada yang memberikan amplop, beberapa ucapan terima kasih, beberapa ada juga yang kelupaan untuk sekedar berucap terima kasih. 😀

Dari situlah saya belajar sebuah keihklasan, ketika kita sudah bekerja keras semalaman mencoba membenarkan laptop mereka namun hanya mendapat ucapan terima kasih. Namun saya dibayar lain, yaitu sebuah pengetahuan tentang hal yang baru saya lakukan pada semalam menatap laptop mereka. Ada juga kasus ketika hanya menginstal browser terbaru, saya mendapat setumpuk jajanan ukuran jumbo :D.

Baca Juga :  Cara merubah format koordinat GPS

Rejeki sudah diatur tuan, bila yang satu surut, makan yang lainnya akan meluap. Ketika keduanya surut, maka yakinlah ada hal-hal lain yang akan lebih baik ketika kita syukuri dalam setiap renungan doa seusai salam. Mungkin bisa teringat dalam sujud terakhir, dan terkadang bisa terdengar keras dalam hati ketika sepertiga malam.

Terima kasih RIO serta teman-teman semasa kuliah yang pernah berkenaan dengan saya, berkat anda saya jadi lebih banyak belajar dan mencoba menapaki langkah selajutnya 😀

Terima kasih, sekali lagi TERIMA KASIH

4 COMMENTS

  1. “Jasa yang saya kenakan tidak saya kenakan tarif, lha kadang hanya pasang antivirus maupun clean registry standar” – ehm, kurang koma apa yak…

  2. “Jasa yg saya kenakan, tidak saya kenakan tarif.” Nda’an begitu seharusnya?
    kenapa banyak kata kenakan?

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam