Review dan Pengalaman Memakai Tas Carrier Consina Alpinist 70 + 5 liter

tas gunung consina alpinist
Consina Alpinist di Puncak Gunung Sinabung 2012

Tas Consina Alpinist 70+5 liter Seri pertama
Tas badak, itulah kata beberapa teman saya ketika melihat saya masih bersamanya semenjak 2012.

Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman dan kisah saya bersama Tas Consina Alpinist 70+5 liter Seri pertama yang mana bahan masih full condura, tanpa secuilpun ripstop yang menempel.

Tas ini saya pinang pad awal 2012, saya membelinya di sebuah toko outdoor kecil namun komplit yang berada di sekitaran Universitas Sumatera Utara (USU). Saat itu harga masih 495 ribu dengan bahan full condura dan busa yang terasa lebih berat dari busa generasi berikutnya.
Sedangkan generasi Tas Consina Alpinist yang terakhir menggunakan bahan ripstop dengan material busa yang lebih baik sepintas dalam peganan tangan saya, namun dengan desain dan fitur yang masih sama persis dengan generasi pertama.

tas gunung consina alpinist
Consina Alpinist di Ranu Kumbolo ketika dipinjam

Pertimbangan saya ketika memilih Tas Carrier pertama saya ini adalah :

1. Harga 495 ribu untuk volume 70 liter bahkan bisa diextend hingga 75 liter dengan material seperti itu sudah sangat primadona. Volume ideal bagi yang merasa 60 liter terlalu kecil dan 80 terlalu besar.

2. Bahan full condura, yang berarti siap anda jadikan bantalan dalam berbagai medan tanpa takut robek akibat serebetan ranting. Kondisi terekstrim yang pernah saya lalui dulu saat masuk ke hutan rotan dengan tas ini, dan hasilnya aman-aman saja tanpa cover bag sekalipun.

Baca Juga :  Review dan Pengalaman Memakai Consina Okhotsk 75+80

3. Memiliki dua pintu untuk mengakses Carrier, yaitu bawah dan atas. Bagian bawah berupa resleting melingkar dan terdapat sekat yang bisa buka atau ditutup sebagai separator dengan bagian atasnya. Sangat berguna untuk menyimpan tenda dan sleeping bag agar tidak tercampur dengan barang lain, serta mempermudah dalam pengambilan untuk waktu yang lebih cepat tanpa harus mengeluarkan bagian atasnya.

4. Memiliki bucklet dan adjustable yang sangat banyak,
saya merasa nyaman dengan berbagai macam tali pipih yang bisa disetel sesuai dengan tingkat kenyamanan kita, sehingga bisa diatur sesuai kondisi beban, medan dan fisik kita.

5. untuk badan 170 cm ke atas, tas ini bisa berada di atas pinggang. Menurut saya ini sangat nyaman, membuat beban tidak menumpu pada paha kita, namun terbagi dengan pinggang kita.

6. Busa tebal, terlalu tebal menurut saya malahan. Empuk memang, namun ketika sudah basah keringat atau hujan akan memakan waktu untuk kering.

7. Bagian dalam ada lapisan waterproofnya, walaupun pada jahitannya tidak ada seamlessnya, sehingga penggunaan raincover diperlukan untuk menahan laju air memasuki sela-sela jahitan tersebut.

8. Kiri dan kanan ada saku yang cukup besar untuk memasukkan matras karet gulungan.

9. bagian kepala bisa dilepas, juga bisa dinaik turunkan sesuai dengan tinggi barang bawaan yang kita bawa. Terdapat 2 kantung, dan ada 1 bucklet lagi sehingga bisa menjepit sesuatu seperti mantel di sela-sela kepala dan badan carrier.

Baca Juga :  Matras aluminium vs matras karet

10. memiliki 2 frame aluminium yang bisa di lepas, sehingga bisa ditekuk sesuai dengan bentuk badan kita. Terkadang saya mengembalikan bentuknya kembali seusai pendakian dengan beban berat. Mudah untuk dibersihkan juga ketika bisa dilepas dari badan carrier.

11. Pada bagian pundak, terdapat semacam tali yang bisa dijadikan sebagai suspensi untuk menahan laju beban ke bawah, sehingga puncak tidak terlalu terasa lebih cepat lelah.

12. Body carrier yang terbilang cukup ramping, dan terlihat bagian bawah mulai mengecil ketika menuju ke bagian atas.

tas gunung consina alpinist
Consina Alpinist di Pelabuhan Balohan, Sabang, Pulau Weh

Beberapa kekurangan yang sering saya rasakan ketika menggunakan tas ini adalah :

1. Kosong saja sudah terasa berat, mungkin karena bahan full condura yang membuat berat kosong terasa. Apalagi jika carrier ini terisi penuh, maka akan terasa berat… ya iya lah mas bro 😀

2. Adjustable yang kadang bergeser sendiri, sehingga sesekali perlu ditarik kembali. Biasanya terjadi ketika membawa beban berat.

3. Usahakan beban berat benar-benar diletakkan pada bagian terdengan dengan punggung anda, jangan di puncak atau bahkan sejajar dengan kepala anda. Akan terasa carrier menarik anda ke belakang pada bagian atasnya, hal ini dikarenakan adjuster posisinya hanya menahan bagian pundak, tidak sampai menarik kepala carrier.

4. Tidak ada aliran udara antara carrier dan punggung anda, jadi bersiap saja busa pada bagian yang menghadap punggung anda akan basah dan anda akan merasa gerah ketika menggendong tas ini cukup lama.

Baca Juga :  Review The North Face - Big Shot : Nyaman untuk Harian dan Weekend
tas gunung consina alpinist
Consina Alpinist di Ranu Kumbolo (lagi) ketika dipinjam (lagi)

Overall saya sangat puas dalam menggunakan tas Carrier Consina Alpinist 70+5 liter ini walau kadang merasa berat sekali membawa carrier ini beserta isi-isinya. Kekuatan dan handling masih saya nyatakan terasa nyaman untuk badan saya (175/54) dalam beberapa pendakian. Dari 2012 hingga awal 2015 ini, tas tersebut belum pernah saya cuci menggunakan air sabun, ketika kotor hanya saya bilas dengan air biasa saja, ketika ada kotor yang membandel saya sikat perlahan dengan sikat gigi bekas untuk menghilangkannya.

Bila Anda sedang mencari Review Tas Consina Nogales 60 L, Anda bisa menuju artikel milik Ruang Pendaki tentang Tas Consina Nogales 60 L.

Ketika anda merawat tas Carrier anda, makan dia akan merawat anda ketika anda dalam perjalanan. Maka dari itu, marilah mulai mencintai alat-alat pendakian kita, karena makin hari, harga semakin naik 😀

Comments are closed.