Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/sendok-putih-di-atas-mangkuk-keramik-putih-884600/

Di Indonesia, harus diakui jika penggemar makanan Jepang semakin lama menjadi semakin bertambah. Awalnya memang banyak yang beranggapan jika makanan yang berasal dari Jepang kurang cocok dengan lidah Indonesia.

Namun, siapa yang menyangka jika makanan ini mempunyai begitu banyak penggemar, bahkan makanan ini mempunyai jumlah penggemar lebih banyak dibandingkan dengan makanan dari luar negeri yang lain.

Hal tersebut disebabkan karena makanan Jepang dibuat sesuai dengan lidah orang Indonesia. Jika sudah begini, sayang bukan jika membiarkannya begitu saja. Anda dapat mencoba bisnis ini dengan memanfaatkan pinjaman 100 juta tanpa jaminan.

Tips Membuka Bisnis Makanan Jepang

Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/mie-dimasak-di-atas-mangkuk-keramik-1907229/

Ketika memanfaatkan pinjaman 100 juta tanpa jaminan, pasti Anda tidak ingin gagal membuka bisnis ini bukan? Berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti, seperti:

  1. Buat Rencana dengan Matang

Ketika akan membuka bisnis, rencana matang menjadi hal yang harus dilakukan. Anda bisa membuat rencana mulai dari lokasi bisnis, menu yang akan disajikan, jumlah karyawan yang dibutuhkan, hingga solusi jika terjadi masalah keuangan nantinya.

Rencana-rencana seperti ini tentu saja sangat dibutuhkan. Hindari hanya merancang konsep bisnis, karena menyiapkan solusi dari masalah yang mungkin bisa terjadi lebih dibutuhkan.

  1. Modal

Untuk membuka bisnis makanan Jepang, modal yang dibutuhkan tidak sedikit. Salah satu solusi yang bisa Anda ambil adalah menggunakan uang tabungan sekaligus mengajukan pinjaman 100 juta tanpa jaminan.

  1. Pastikan Rasa serta Penampilan
Baca Juga :  Mengembangkan Dana Mulai dari Rp100 Ribu, Cuan Hingga 21%

Agar bisnis makanan Jepang yang Anda miliki laris manis diserbu pembeli, rasa makanan menjadi hal yang harus diperhatikan dengan baik. Ketika mencari karyawan dengan posisi chef, pastikan ia memiliki pengalaman, khususnya membuat makanan Jepang.

  1. Lakukan Promosi Serta Pemasaran

Promosi menjadi hal yang tidak boleh dilupakan. Ketika mengambil pinjaman kebutuhan promosi bisa Anda masukkan di sana. Promosi bisa dilakukan baik secara offline maupun online.

Untuk promosi offline, Anda dapat membuat banner spanduk, menyebarkan brosur hingga membuat stiker. Sedangkan untuk promosi online, Anda dapat membuat media sosial khusus, iklan di media sosial dan yang lainnya.

Memaksimalkan promosi dengan baik, jangan bosan melakukan promosi meskipun sekarang ini pengunjung sudah berdatangan ke restoran Anda.

Rincian Modal Usaha untuk Membuka Bisnis Makanan Jepang

Ketika akan mengajukan pinjaman 100 juta tanpa jaminan, Anda tentu harus mengetahui terlebih dahulu, berapa besarnya biaya yang dibutuhkan untuk membuka bisnis ini. Berikut biaya operasional per bulan yang dapat dijadikan sebagai referensi, yaitu:

  1. Biaya Bahan Makanan

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah biaya pembelian bahan untuk membuat makanan. Untuk masalah ini, sebenarnya tergantung dari jumlah menu yang ingin Anda sajikan.

Contohnya saja seperti Takoyaki, Omurice, Gyudon, Ramen, Okonomiyaki dan lainnya. Untuk biaya pembelian bahan makanan ini kurang lebih Rp 50 juta. Jumlah tersebut untuk 1 bulan operasional.

  1. Biaya Operasional

Selain biaya pembelian bahan makanan, biaya operasional juga menjadi hal yang tidak boleh luput dari perhatian. Anda dapat memasukkan biaya operasional ketika membuat rincian pinjaman 100 juta tanpa jaminan.

Baca Juga :  Pengajuan KTA online Mudah dengan digibank by DBS

Biaya operasional ini mencakup pembelian beras, listrik, air dan lainnya. Biaya operasional satu bulan mencapai Rp 4 juta.

  1. Sewa Tempat Usaha

Untuk sewa tempat usaha, hal ini bergantung dari jenis restoran yang ingin Anda buka. Anda ingin membuka restoran mewah atau ingin membuka restoran kaki lima. Untuk restoran kaki lima, biaya yang dibutuhkan mulai Rp5 juta.

Sedangkan untuk restoran yang cukup mewah, biaya sewa bisa mencapai Rp 100 jutaan.

  1. Gaji Karyawan

Hal penting lain yang harus dimasukkan dalam rincian pinjaman 100 juta tanpa jaminan adalah gaji karyawan. Untuk gaji karyawan, jika Anda ingin memperkerjakan 5 karyawan, gaji yang dibutuhkan hingga Rp15 juta.

  1. Biaya pemasaran

Pada bisnis yang baru saja beroperasi, biaya pemasaran sangat dibutuhkan. Untuk biaya ini, Anda bisa meng-anggarkan Rp10 juta.

Rekomendasi Pinjaman 100 Juta Tanpa Jaminan

Mencari sumber dana untuk modal usaha memang tidak mudah, lebih-lebih jika tidak menggunakan jaminan. Bila Anda kebingungan dalam menentukan sumber dana, DBS KTA dapat dijadikan sebagai pilihan.

Sebagai salah satu rekomendasi pinjaman 100 juta tanpa jaminan, berikut berbagai kelebihan yang dimiliki DBS KTA, yaitu:

  1. Pinjaman Hingga Mencapai Rp300 Juta

DBS KTA memberikan plafond pinjaman hingga mencapai Rp300 juta, dengan besarnya plafon pinjaman ini, Anda dapat membuka bisnis makanan Jepang berkelas mewah.

  1. Bunga Flat mulai dari 0,88% Saja

Mencari pinjaman 100 juta bunga rendah memang tidak mudah. Namun DBS KTA bisa menjadi jawabannya. Bunga yang diberikan mulai dari 0,88% perbulan flat.

  1. Cicilan Mencapai 36 Bulan
Baca Juga :  Bingung cara melupakan mantan? Ingin hilang ingatan?

Bukan hanya menjadi pinjaman 100 juta bunga rendah, DBS KTA juga memberikan tenor yang cukup panjang. Tenor yang diberikan bahkan hingga 36 bulan lamanya.

  1. Syarat Mudah

Syarat yang diberikan untuk mengajukan pinjaman tidak sulit. Anda hanya diharuskan berdomisili di Jabodetabek. Selain itu Anda juga harus memiliki NPWP serta e-KTP.Sedangkan untuk jumlah minimal penghasilan di angka Rp 5 juta serta mempunyai kartu kredit dari bank lain dengan limit minimal Rp 10 juta.

Dengan berbagai kelebihan di atas, masih ingin mencari tempat pinjaman 100 juta tanpa jaminan yang lainnya? Ajukan pinjaman di DBS KTA sekarang juga, dan mulai buka bisnis makanan Jepang yang menjadi impian Anda.

0 Shares:

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam

You May Also Like