Tak Ada yang Lebih Setia Dari Kabut dan Pagi

Menikmati langit pagi sebenarnya bukanlah hal yang sulit asalkan kita bisa bangun LEBIH pagi dari biasanya, sehingga kita bisa punya banyak waktu untuk mereseapi udara pagi lebih lama sebelum memulai rutinitas. Suasana pagi adalah hal gratis yang wajib kita syukuri setiap menemuinya, salah satu hal kecil dari Anugrah Tuhan untuk manusia yang kadang selalu punya cara untuk lupa bersyukur.

 

Saat saya masih bertugas di Gayo Lues, tepatnya di Kecamatan Pantan Cuaca, saya tinggal di sebuah rumah kontrakan dengan jendela yang menghadap ke timur. Lokasi astromonis Kabupaten Gayo Lues yang berada di bagian barat Indonesia, membuat matahari terbit baru menujukkan semburat paginya sekitar pukul 06.30 WIB.

Read more

Sabtu Pagi bersama Mas Pengamen Spesialis Galau

Dedaunan hasil infra merah dari kamera tepat di depan kamar kos

Sinar mentari pagi tadi dengan lembut menyapa punggung komputer pangku saya. Saya berhadapan dengan layar laptop sekaligus dengan pintu yang menghadap ke halaman di depan pintu kamar saya persis. Sayup sayup terdengar dari kejauhan suara lantang dan yakin ketika menyanyikan lagu “Rama – Bertahan”. Walau terdengar lirih, namun saya sudah paham kalau itu adalah pengamen di ujung gang sana, yang sebentar lagi paling akan mampir di depan pintu kamar kos saya. Setelah suara yang menyanyikan lagu “Rama – Bertahan” tersebut hilang, dalam hitungan aba-aba air maka saya sudah bisa melihat pengamen yang berdandan cukup rapi untuk ukuran seorang pengamen dengan tas ransel yang sewarna dengan kaos gelapnya. Terlihat pula tas pinggang yang memeluknya dari sebelah kiri. Dengan topi bermodel seperti topinya “chappy chaplin” (saya tidak tahu apa namanya) disertai kacamata gelap yang menyembunyikan kemana arah lirik matanya, yang jelas bukan untuk menyembunyikan mata “sharingan” miliknya.

Read more

[Ebook] Perjalanan ke Nglimut (bekas) mahasiswa geo06rafi UNNES

Mentari pagi 15 november 2008 menjadi penghangat semangat kami menuju lokasi yang sudah beberapa kali saya kunjungi dengan rekan-rekan kos. namun kali ini berbeda, kali ini saya melakukan perjalanan dengan teman-teman satu angkatan, satu kelas, dan satu tujuan (tujuan main). saya lupa ada berapa jumlah kami saat itu. kalau tidak salah sekitar 24 orang dari berbagai jenis kelamin.

tempat kumpul di bawah gedung C7 FIS, UNNES, atau yang lebih dikenal dengan gedung dekanat FIS

pagi hari ada yang sudah berkumpul dan ada pula yang masih santai di kos (termasuk saya)

yakinlah karena dalam setiap perjalanan dengan jumlah rombongan yang banyak pasti akan ada yang namanya “ngaret”.

ind3

Read more