Review dan Pengalaman Memakai Tenda Eiger Replacement 2

IMG_0850 (Copy)
Tenda yang kanan ya, kalau yang kiri tidak usah di-review 🙂

Sebuah tenda lama yang baru sempat saya review kali ini. Lebih familiar disebut dengan Eiger Replacement 2 person, dengan warna orange dan paduan krem khas eiger logo lama. Kapasitas yang dianjurkan adalah 2 orang, namun bisa memuat 3-4 orang, jika anda membawa sapi masuk, tentu saja tidak muat sebanyak itu. 😀

Dulu pada tahun 2012 awal saya membelinya di stand Eiger yang ada di Gramedia, Medan. Sempat bingung akan membeli Eiger Storm 2 atau Eiger Replacement ini, karena hanya selisih 100 ribu rupiah. Eiger Storm 2 pada saat itu berharga Rp. 465.000 dan Eiger Replacement Rp. 550.000. Akhirnya saya putuskan membeli Eiger Replacement karena kapasitas lebih besar, maklum pendaki baru yang sedang ada dana untuk melengkapi alat-alat pendakian, sehingga saat membeli tidak mempertimbangkan beratnya. Untuk spesifikasi detailnya silahkan googling sendiri.

Kelebihan tenda ini setelah saya gunakan di Gunung Kemiri (Aceh) dan Gunung Sinabung (Sumatera Utara) sebagai berikut :

  • Dual layer (inner dan flysheet), sehingga aman untuk kondisi hujan maupun panas (asal jangan dibakar)
  • Jarak inner dan flysheet aman, sehingga air yang mengembun pada flysheet tidak menempel ke inner. Ini juga berguna ketika flysheet terpapar panas, ada sirkulasi udara kecil yang membuat udara dalam inner tidak terlampau panas.
  • Ada 2 ventilasi pada flysheet, sehingga uap tubuh pengguna dapat diteruskan ke luar.
  • Inner memiliki nest yang berfungsi untuk ventilasi juga.
  • Ada kantong pada inner di sebelah kanan dan kiri yang bisa digunakan untuk meletakkan benda-benda beharga seperti batu akik atau ikan arwana. 😀
  • Memiliki dua pintu, memudahkan aksesbilitas ke dua arah.
  • Terdapat 2 vestibule yang bisa digunakan untuk meletakkan barang bawaan, juga memasak dalam kondisi hujan atau badai.
  • Bentuk yang cukup kokoh untuk menghadapi angin.
  • Ada tempat untuk mengikat guyline / tali pancang, sehingga memperkokoh tenda saat kondisi berangin.
  • Sistem frame menggunakan sistem cantok, sangat berguna untuk efisiensi pendirian tenda daripada sistem sodok.
Baca Juga :  Pengalaman Membuat Kompor Lapangan Dari Botol Kaleng Bekas
IMG_1005 (Copy)
Hayooo tendanya ada di mana?

Kekurangan yang saya rasakan adalah sebagai berikut :

  • Berat tenda 3.75 kilogram, itupun dalam kondisi kering, akan lebih berat ketika packing dalam kondisi basah.
  • Frame masih berbahan fiber, kuat namun imbasnya ke berat yang anda bawa.
  • Inner terdapat lapisan jaring /nest yang cukup untuk menghantarkan dingin dari luar tenda ke dalam inner.
  • Flysheet kurang lebar, sehingga ketika dipasang akan ada jarak dengan tanah. Mempersilahkan angin untuk masuk dan cipratan air saat hujan mengguyur.
  • Pemasangan frame pada bagian atas terasa sulit, sehingga saya kadang takut akan membuatnya patah.
  • Pada beberapa sudut, terlihat jahitannya kurang rapi, sehingga perlu saya jahit ulang. Sepertinya memang quality controlnya kurang ketat.
IMG_0862 (Copy)
Ruang sempit, jadi tendanya kurang terlihat rapi *cari alasan

Sekian review dari tenda yang memiliki fitur ideal dan ekonomis untuk kantong pendaki kalangan menengah ke bawah. Tenda yang bernilai namun fiturnya berlimpah dengan sedikit kekurangan yang bisa diakali dengan kondisi pendakian anda.
Salam landscaper.

2 COMMENTS

  1. saya menggunakan tenda Great Outdoor Explorere 3/4
    Untuk mendirikan tenda ini cukup mudah bahkan saya dapat mendirikan tenda ini seorang diri
    ruangan utama cukup luas dan peralatan dapat saya letakkan di vestibule, bahkan untuk memasak saat keadaan hujan dapat saya lakukan di vestibule, sehingga ruang utama hanya saya fungsikan untuk kebutuhan tidur/istirahat.

    kelemahan dari tenda GO exploler adalah ujung frame yang rentan pecah, saya sudah beberapa kali ganti frame.Selain itu resleting juga rawan rusak (patah di bagian penarik resleting) dan saya ganti dengan merk ykk yang lebih kuat

    terimakasih, salam lestari

    • iya, kalau GO harus rajin mencuci frame dan menyimpannya dalam keadaan frame terbuka penuh tanpa dilipat, untuk menghindari kotoran yang mengendap.

      untuk resleting juga sama, perawatannya bisa dimulai dengan melapisinya dengan lilin agar lebih licin dan memudahkan untuk membersihkan kotoran yang bisa menjadi karat.

      salam.

Comments are closed.