Home Perjalanan Keliling Bersepeda di Bukit Belakang Sekolah

Bersepeda di Bukit Belakang Sekolah

walau hanya memakai kamera ponsel,panorama tetaplah seru untuk dilihat

Ada sebuah bukit yang senantiasa menarik perhatian dan rasa penasaran saya setiap kali sinar sore mengenainya. Entah lamunan atau hanya keisengan yang mengantarkan sore itu saya ke sana. Berbekal sepeda polygon dan ransel kecil, saya mulai mengayuh menapaki jalanan aspal yang hanya sebentar saya jumpai. Jalan tanah berkerikil menggantikan minyak hitam yang telah mengeras tersebut.

guratan hijau perbukitan menghampar luas

sejenak menengok ke jalan yang telah dilewati

Pergelangan tangan masih terasa nyeri usai keseleo tempo hari, sehingga terpaksa harus digulung dengan seksama agar tidak bergeser lagi uratnya.

tangan masih terasa kurang nyaman memegang kendali sepeda

tidak perlu memakai spion

Menaiki bukit kecil tersebut memang cukup mengucurkan keringat, terlebih saat sampai di atasnya ternyata rumputnya lebih tinggi dari lutut saya. Saya kira saya akan menemui sabana yang luas di atasnya.

menikung dan menurun

Tak diduga, pelangi muncul di depan saya walau tidak terjadi hujan. Sejenak mengabadikan pelangi tersebut, kemudian memberanikan diri turun dengan gaya slow-downhill menuju jalanan aspal yang tadi sempat saya lalui.

ada pelangi yang terlihat samar di kejauhan

saatnya pulang dengan menuruni jalan ini….

Baca Juga :  magelang, ada sebuah kisah antara kita semua

6 thoughts on “Bersepeda di Bukit Belakang Sekolah”

  1. Hendi Setiyanto

    btw lokasi tempat tinggalmu atau sekolahmu menarik sekali ya..

      1. Hendi Setiyanto

        Pindah?

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam