Home pulo aceh

pulo aceh

Di Manakah Lokasi NOL Kilometer Indonesia yang Sebenarnya?

Anda pasti sudah sering menyanyikan lagu dengan lirik sebagai berikut

Dari sabang sampai merauke
Berjajar pulau-pulau
Sambung memnyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia

iya, lagu tersebut berjudul “Dari Sabang Sampai Merauke” ciptaan R. Suharjo. Lagu Nasional yang sering kita nyanyikan saat masih berada di bangku sekolah. Saya dulu juga pernah menyanyikan lagu ini mungkin lebih dari 10 kali dalam sehari ketika mengikuti Pelatihan di AAU Yogyakarta. 😀

Lagu di atas saya atur supaya terputar otomatis ketika Anda menggunakan browser yang mendukung. Jadi mari kita simak artikel berikut ini dengan mendengarkan salah satu lagu nasional tersebut dengan irama yang bisa membawa Anda santai dan membayangkan seperti apakah NOL Kilometer Indonesia.

Read More »Di Manakah Lokasi NOL Kilometer Indonesia yang Sebenarnya?

Pulau Nasi, Keindahan di Ujung Barat Indonesia [Pulo Aceh 1/4]

15. Damai di Pantai Nipa - Ghozali Qodratullah

Pulau Nasi atau lebih dikenal Peunasu merupakan salah satu pulau berpenghuni di Kecamatan Pulo Aceh yang terletak di sebelah utara dari Kota Banda Aceh. Bahkan Pulau Nasi berada lebih barat dari Pulau Weh yang lebih dikenal dengan Sabang, tempat berdiri dengan kokoh Tugu Nol Kilometer Indonesia. Jadi andaikan anda berpergian ke Pulau Nasi, maka anda telah berada di daerah minus sekian dari 0 km Indonesia :D. Satu-satunya akses transportasi ke Pulau Nasi menggunakan kapal motor yang biasa ngetem di sekitaran area Pelabuhan Ulee Lheue (Pelaabuhan untuk menuju Pulau Weh), kecuali anda ingin menggunakan transportasi udara kemudian melakukan terjun payung, atau menggunakan jalur darat sembari melatih kesabaran menunggu samudra hindia surut :D. Akses transportasi melalui jalur laut sangat bergantung kepada cuaca, saat cuaca cerah perjalanan hanya memakan waktu sekitar 60 menit, sedangkan apabila cuaca kurang bersahabat dapat memakan waktu hingga 90-120 menit tergantung kondisi laut saat itu. Tetapi saya lebih menyarankan ketika anda berniat berkunjung ke Pulau Nasi, berkunjunglah diluar musim penghujan. Selain perjalanan laut yang lebih menenangkan adrenalin, juga anda akan lebih mudah berkeliling Pulau yang belum sepenuhnya memiliki jalan aspal namun sepenuhnya memiliki pantai berpasir putih bersih dengan hamparan samudra yang memberikan warna kedamaian.
1. Pemberangkatan - Ghozali Qodratullah

Read More »Pulau Nasi, Keindahan di Ujung Barat Indonesia [Pulo Aceh 1/4]