Home kebersamaan

kebersamaan

Indahnya Kebersamaan Di Puncak Geurute

puncak geurute

“Menikmati Alam yang paling sempurna adalah melalui titik terendah dan titik tertinggi di bumi ini”. Betul juga ya dalam hati ini membenarkan (walau di antara titik terendah dan titik tertinggi juga gak kalah sempurna 😀). setelah lama tidak terhembus angin yang membawa butiran asin, kangen juga untuk bersentuhan dengan air laut ini.

Segera beranjak mengambil hape untuk menghubungi kawan-kawan yang bertugas di Kabupaten Aceh Besar (Prop. Aceh) dan sekitarnya. LIBUR TELAH TIBA…..(teringat pada gadis kecil yang dulu berprofesi sebagai anak gembala 😀). Setelah sampai di Banda Aceh, segera disambut oleh kawan-kawan disana yang telah menyediakan kereta (kalau di daerah pulau sumatera bagian utara kereta adalah sepeda motor). Perjalanan dimulai dengan menuju Kecamatan Lhoong Kab. Aceh besar Prop. Aceh. Menyusuri pantai barat Prop. Aceh dengan jalan lebar nan sepi, kami dihadiahi oleh-Nya pemandangan pasir putih digulung laut bergradasi hijau dan biru. Tak terhitung berapa panjang dan  berapa banyak pantai pasir putih yang ada disepanjang perjalanan kami.

puncak geurute (2)

Read More »Indahnya Kebersamaan Di Puncak Geurute

Tentang kita, Pangandaran 2005

Entah kenapa tiba-tiba membuka database foto digital di dalam hardisk komputer, sembari membiarkan jemari bergerak di atas mouse yang bergerak melingkar tanpa henti layaknya sebuah kincir angin. tanpa terasa klik mouse mengarah kepada folder dimana berisi foto di jaman sewaktu SMA. wah…foto yang dulu saya scan dan pernah saya uplod di pesbuk kembali membawa ingatanku kembali pada waktu itu. teringat pada sebuah perjalanan yang bertemakan perpisahan dengan teman sekelas saat menunggu pengumuman UAN tahun 2005. tanggal dan bulan sudah terlupa, namun tahun tetap terngiang jelas. dahulu saya bukan termasuk panitia dalam kisah perjalanan ini, saya cuma sebagai dokumenter dengan kamera analog atau lebih nyaman disapa tustel isi 36 film. saya lupa bagaimana ceritanya, namun yang pasti sempat ada beberapa masalah dengan roll film tustel tersebut.

 

 

teringat pada saat itu sekitar pukul 7 malam saya dan teman saya yang bernama gudel sampai di gerbang SMA dengan diantarkan oleh kakak dan salah seorang temannya. sesampainya di sana masih terasa sepi karena semua belum berkumpul dan bus yang kami sewa juga belum datang juga. ada beberapa adegan saat menunggu pemberangkatan bus, tapi ada satu hal yang sangat saya ingat. yaitu saat di dalam bus ternyata jumlah kursi tidak mencukupi untuk jumlah kami sekelas, akhirnya kami memutuskan untuk mengambil beberapa bangku di kelas sebagai kursi tambahan di dalam bus tersebut. beberapa orang teman melompati pagar bagian dalam sekolah yang tidak setinggi leher orang dewasa, setelah beberapa teman melompat dengan susah payah untuk dapat ke balik pagar tersebut. tiba-tiba ada salah seorang kawan mendorong dengan santai pagar tersebut, ternyata pagar terebut tidak dikunci sama sekali, hanya dikaitkan satu sama lain. otomatis hal tersebut menjadi bahan tertawa bagi mereka yang tidak ikut mengambil kursi tambahan.

Read More »Tentang kita, Pangandaran 2005

Menyisir Sisi Lain Universitas Negeri Semarang

Kali ini perjalanan yang saya lakukan bersama teman-teman tidak memerlukan banyak dana, serta tidak membuang gas emisi yang hanya akan mengotori udara di sekitar kawasan Universitas Negeri Semarang yang kian hari kian ramai oleh emisi. Walau Rektor UNNES sangat giat dalam program konservasi, namun semua individu harus ikut mendukung program tersebut agar tercipta kawasan asri yang menciptakan generasi masa depan Indonesia.

kembali kepada inti cerita saya kali ini, saya sudah beberapa kali melakukan perjalanan ni bersama teman-teman. mungkin untuk sekedar melemaskan otot dan mencari hal yang lain dari pada yang biasa kami lakukan. seperti biasanya juga, rencana perjalanan ini juga tidak direncanakan sebelumnya, hanya modal dadakan yang membuat kami bisa langsung berangkat menuju lokasi. Maklum, sudah terlalu sering segala rencana yang direncakan jauh-jauh hari pasti biasanya gagal atau berubah. Mungkin karena lokasi ini dekat dan mudah dijangkau jadi tidak perlu persiapan yang repot, cukup air minum dan beberapa cemilan sebagai pasangan di perjalanan.

koodinasi di depan kos

persiapan sebelum berangkat

rumah pak kos ini

sebelum berangkat berpose dulu di depan rumah pak kos

sore itu cuaca cukup bersahabat untuk menapaki gang-gang kecil di kawasan UNNES, beranjak dari sebuah ajakan dadakan seorang kawan untuk menuju ke sebuah lokasi di belakang Fakultas Teknik UNNES. Segera persiapan berupa mengisi botol air minum dan mengumpulkan uang recehan untuk membeli  seperangkat roti dan keripik.

Read More »Menyisir Sisi Lain Universitas Negeri Semarang