Bermain Slow Speed di Air Terjun Jumog bersama canon SX150 IS

Air Terjun Jumog saat hari libur

Kamera DSLR sedang digadai untuk biaya pendidikan, jadilah mainan dengan kamera canon sx150 is yang masih masuk ke kelas kamera saku. Kamera canon powershoot sx150 is sudah terdapat control manual PASM, walau untuk shutter hanya mampu 15 detik dan bukaan terkecil hanya f/8.1.
Datang ke kawasan wisata Air Terjun Jumog pada hari minggu itu salah, ramainya cukup susah untuk bermain foto landscape. Musim sudah tepat, yaitu musim hujan yang membuat air melimpah.

Cukup aneh rasanya ketika yang lain hanya berjalan di jalan yang memang sudah ada, namun saya melipir dan sering masuk ke air sembariĀ  memasangkan kamera canon sx150 is di atas tripod untuk DSLR. Terlihat agak kurang pas ukurannya, sehingga kamera canon sx150 is terlihat terlalu kecil.

Saya membawa 2 lembar filter ND, yaitu ND 8 dan ND 16. Selang-seling saya pakai tergantung kondisi shutter yang saya gunakan. Beruntung kamera canon sx150 is ini telah saya sematkan CHDK untuk meningkatkan fitur pada softwarenya yang mampu menyimpang file RAW dalam ekstensi *.DNG.

Foto-foto yang saya dapatkan telah saya olah dengan Lightroom, termasuk cropping dan pengaturan white balance ulang, tanpa perubahan posisi dan ukuran objek yang tertangkan di kamera.

Salam jepret.

Warnanya tidak akurat akibat penggunaan GND abal-abal
Warna langitnya terlalu pucat
Pengaturan White Balance yang lebih tepat
Airnya jernih
Airnya mengalir pelan dan jernih
Pakai kamera pocket cukup memuaskan hasil slow speednya
Mengambil dari berbagai sudut pengambilan
Tetap mengambil dari sudut bawah
Main air itu seru
DI bawah jembatan
slow speed kembali
Airny jernih
Baca Juga :  Berapakah Shutter Speed yang Ideal Untuk Memotret Gerakan Air