Home traveling

traveling

5 Barang Pendukung Traveling yang Ingin Saya Miliki di Tahun 2017

Bagi sebagian orang, traveling masih bisa dianggap sebagai kegiatan mahal, ada juga sebagian orang lain yang menganggap bahwa traveling adalah sebuah gaya hidup. Berbeda dengan anggapan saya, selama ini saya traveling sebagian besar adalah karena faktor kerjaan atau kegiatan yang membuat saya bisa mampir ke tempat-tempat yang bisa dikatakan adalah tempat wisata.

 

Dalam kegiatan tersebut maka jaranglah saya memiliki peralatan khusus yang diposisikan sebagai penunjang traveling saya. Palingan saya hanya membawa kamera DSLR standar dengan tripod sederhana. Jika saya sedang naik gunung, maka saya masih setia dengan tenda lama saya yang sudah berumur hampir 4 tahun.

Sempat terlintas pikiran untuk melakukan upgrade beberapa benda tersebut, namun juga dalam hal lain saya juga menyimpan keinginan untuk memiliki barang lainnya. Dalam artikel ini saya mencoba membuat daftar yang berisi 5 barang yang ingin saya miliki di tahun 2017 untuk menunjang kegiatan baik traveling maupun kegiatan kerja saya.

Dalam daftar berikut ini saya urutkan dari yang paling kecil hingga besar. Pembuatan daftar ini setelah pemikiran panjang dengan melihat kembali berbagai kegiatan traveling yang saya lakukan. Berikut ini daftar 5 barang tersebut :

Read More »5 Barang Pendukung Traveling yang Ingin Saya Miliki di Tahun 2017

Sabang, Titik awal dimana keindahan Indonesia dimulai (part 2 of 2)

pantai keunekai

Hari kedua berada di Pulau Weh (Sabang) tidak serta merta membuat hasrat kami untuk bangun pagi terukir dalam cerita pagi itu. Waktu masih menunjukkan pukul 6.30 WIBB (waktu indonesia barat banget), walau kami tak menengok ke luar jendela tetapi kami yakin kalau matahari belum terbit. Alhasil tidur kucing (terlelap tak bisa, bangun pun malesss…) membawa kami pada pukul 8.00 WIBB, antrian satu kamar mandi untuk 6 orang mengingatkan akan masa-masa kos. Sekitar pukul 9.00 WIBB kami meluncur mencari sarapan. Setelah mampu melahap semua koloni nasi dan sekitarnya, kami kembali ke penginapan untuk mulai merancang skenario petualangan hari ini.

danau aneuk laot

Setelah melihat jarak dan daftar aktivitas yang bisa dilakukan di masing-masing obyek, maka segera kami meluncur ke lokasi yang dinamakan danau aneuk laot. Hanya berjarak 5 menit dari penginapan kami, ternyata obyek wisata ini belum sepenuhnya siap untuk dikunjungi, dimulai dari ketiadaan plang untuk menuju bibir danau secara akurat. Serta tidak adanya dermaga kecil untuk sekedar merasakan tawarnya air danai tersebut.Read More »Sabang, Titik awal dimana keindahan Indonesia dimulai (part 2 of 2)

[eBOOK] Gua Pindul n Friends

Ghozaliq_GuaPindulSS

Bisa dikatakan ini adalah salah satu pelampiasan saya karena bosan membuat postingan tentang sebuah perjalanan dimana saya berusaha menceritakan secara tepat bagaimana menuju suatu lokasi, bagaimana kondisi di perjalanan, hingga akhirnya pulang ke rumah masing-masing. Entah mengapa juga hasrat untuk menulis sebuah cerita perjalanan kini agak berubah orientasinya, karena bila anda cari kisah perjalanan menuju suatu tempat melalui cara googling, maka akan banyak sekali link yang muncul.

Saya mencoba mengemas beberapa kisah perjalanan saya dengan cara yang sedikit berbeda, walau waktu pengerjaanya juga lebih lama dibandingkan postingan biasa. Itu pilihan saya, dan saya entah mengapa juga mau-mau saja kerepotan melakukannya di sela-sela kesibukan ini. Mungkin sebagai release stress akibat kejenuhan sehari-hari.Read More »[eBOOK] Gua Pindul n Friends