2 Cara menyambungkan Layar Android ke Monitor TV

88
views

Kegiatan pergi ke bioskop pada masa ketika saya masih kecil adalah sebuah tanda dimana ritual-ritual kecil harus dilakukan, seperti mandi hingga bersih, memakai wewangian, menyisir rambut, hingga memakai ikat pinggang warna-warni. Namun itu dulu, sekarang kegiatan menonton film tidak harus dilakukan di bioskop, ada banyak alternatif lain untuk menonton film pada masa sekarang ini. Mulai dari rela terpotong iklan di televisi nasional, menonton dari keping bluray, streaming di youtube, hingga streaming di berbagai portal film premium.

Bagaimanapun juga, salah satu gawai yang paling multifungsi untuk multimedia bagi kita adalah smartphone. Harga smartphone dengan spesifikasi yang menengah kini sudah mudah untuk dibeli bagi sebagian besar kalangan, kebanyakan adalah smartphone dengan sistem operasi Android. Salah satu yang saya suka ketika menggunakan smartphone berbasis android adalah banyaknya aplikasi gratis dan aksesoris yang murah meriah.

Menggunakan smartphone Android, juga berarti kita bisa menemukan berbagai aksesoris tambahan yang bisa kita jadikan sebagai alternatif perangkat komputer. Salah satunya adalah aksesoris untuk merelay atau menghubungkan layar android agar bisa muncul di layar yang lebih besar. Layar yang saya maksudkan adalah bisa berupa Televisi, Monitor Komputer, hingga LCD Proyektor. Semua bisa, asalkan menggunakan port atau koneksi yang cocok dan sesuai. Kan enak rasanya kalau mau presentasi, cukup membawa smartphone dengan satu aksesoris.

Berikut ini saya jabarkan secara singkat mengenai dua buah aksesoris tambahan untuk smarpthone android guna menyambungkanya ke layar eksternal. Pokoknya adapter atau aksesoris berikut ini bisa dengan mudah anda beli di toko online.

 

1. Menggunakan adapter Micro USB to VGA / HDMI

Mungkin ini adalah cara yang paling murah dan paling mudah, karena biasanya memang sesuatu yang terlihat akan lebih mudah untuk diatur. Harga yang dibandrol untuk kabel ini bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. Setahu saya, minimal versi android yang mendukung adalah Android Lollipop, sebab pada versi Android tersebut sudah mendukung fitur second display.

 

Cara menggunakannya sangat mudah, tinggal colok saja ke port charger pada smartphone anda, masuk ke pengaturan, lalu ke bagian display, maka akan muncul second display, sentuh. Perlu diperhatikan juga penggunaan daya tambahan, biasanya cukup menggunakan charger dengan port micro USB (charger android). bisa disimak pada video di bawah ini sebagai referensi, walaupun tidak sama persis, namun teknis pengoperasiannya bisa dikatakan hampir sama.

 Dulu, versi pertama saat keluar hanya mendukung MHL alias 11 pin, jadi hanya smartphone kelas atas yang memiliki 11 pin pada charger portnya. Namun kini sudah banyak adapter yang menyertakan converter pin pada micro usb ini. Pokoknya pastikan anda menemukan adapter yang tepat untuk smartphone anda, konsultasikan dengan rinci kepada penjual sebelum anda membelinya.

 

Baca Juga :  10 Alasan Kenapa Saya Menutup Akun Twitter dan Path

2. Menggunakan dongle wifi display

Alat ini berbenetuk dongle, menggunakan port hdmi sebagi input ke layar monitor. Konsepnya menyerupai Chromecast, namun jika anda menggunakan dongle wifi display yang biasa maka anda akan mendapatkan fitur full screen mirroring, tidak hanya youtube saja yang di kirim ke dongle wifi display. Untuk harga, bervariasi namun masih bisa masuk kedalam daftar belanja bulanan, heheh.

Pengoperasianya biasanya menggunakan power dari charger android ketika dicolokkan ke port HDMI di televisi, sedangkan dari smartphone anda cukup menggunakan wifi, jadi anda mau jungkir balik atau ngumpet di belakang kursi depan monitor, gambar tetap bisa terkirim dengan baik. Silahkan simak video berikut untuk melihat bagaimana cara kerjanya.

Untuk masalah port baik VGA ataupun HDMI yang anda miliki, anda tetap bisa menggunakan converte VGA to HDMI ataupun sebaliknya. Intinya adalah anda bisa melakukan screen mirroring dari smartphone ke layar kedua semisal TV, Monitor, maupun LCD Projector.

Kalau saya ditanya pribadi untuk penggunaanya tentu saja bukan untuk main game agar lebih besar ya, kan gak lucu kalau layarnya sudah besar namun kita masih lihat-lihat layar smartphone untuk menekan-nekan button, kecuali kalau permainan balapan yang cukup memirang miringkan layar.

***************

Saya lebih suka untuk menggunakannya untuk presentasi dokumen atau menonton video atau film, rasanya kita sudah tidak teralu repot untuk menyalakan komputer. Untuk menonton video, tentu saja paling nyaman adalah melalui youtube, hanya yang gak nyaman adalah iklannya, hahaha. Jika menonton film, saya lebih suka streaming, selain tidak membuat media penyimpanan di ponsel penuh, maklum ponsel saya tidak terlalu besar media penyimpanannya.

Sekarang anda bisa melakukan streaming dengan lebih mudah dan legal tentunya. Salah satunya adalah melalui HOOQ, saya akui memang filmnya cukup update, mulai dari box office hingga TV Series. Karena ini adalah layanan streaming yang legal, maka tentu harus mengeluarkan rupiah untuk bisa menikmati layanannya. Anda cukup beli voucher streaming HOOQ untuk bisa menikmatinya sesuai dengan jangka waktu yang anda perlukan, lebih murah jika dibandingkan Anda membeli tiket bioskop dan sepaket jajan yang bisa lebih mahal dari harga tiketnya. 

 Ingat ya, dengan menonton film pada saluran legal maka anda turut andil dalam kelangsungan hidup para pekerja seni serta seluruh keluarga yang hidup dari industri film.

Sekarang Anda bisa menikmati bioskop pribadi di rumah dengan kualitas Full HD 1080p melalui smartphone anda yang disambungkan ke layar televisi anda di rumah. Yuk mari kita gencarkan gerakan mengisi ruang keluarga saat akhir pekan, karena di ruang keluargalah dimana komunikasi antar anggota keluarga tercipta. Karena dalam macet riuhnya jalan ke tempat wisata bukanlah pilihan yang tepat untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.

Salam nonton.

1 COMMENT

  1. Wah, saya jarang nonton tv (kecuali siaran bola live), jarang nonton film juga.

    Pengen coba, sayangnya smartphone masih dibawah spek, tv juga masih belum pake hdmi. haha…

    Salam kenal dari Jogja

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam