Sharing DIY e-Photobook bersama Landscape Indonesia

1
0
views
IMG_1901 (Copy)
Keadaan acara saat itu, santai dan fun 🙂

Kegiatan ini sebenarnya sudah lama, namun baru sempat saya posting sekarang. Tepatnya 30 Januari 2014, bertempat di kampus FEB, Universitas Muhammadiyah Solo, Solo. Acara ini merupakan lanjutan kegiatan Mas Widhi ketika melakukan sharing di acaranya photokita.net di Jakarta. Kegiatan di UMS ini dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Metala UMS. Beberapa hari sebelumnya memang saya sudah janjian dengan Mas Widhi kalau akan hadir di acara tersebut.

Pagi hari pada tanggal 30 Januari 2014 saya melaju santai menuju Kabupaten Klaten untuk bertemu dengan Mas Utoro yang hendak saya repotkan malam harinya dengan bermalam di sana. Rumahnya berada di Boyolali sebelah selatan yang berbatasan dengan Klaten dan Sukoharjo, jadi ketika menuju di Klaten karena saat itu Mas Utoro sedang ada perlu di sana, sehingga sekalian melaju bersama menuju rumahnya yang berada di Boyolali.

Siang tak terlalu panas saat itu ketika saya mengikuti Mas Utoro menuju rumahnya, lalu lintas juga tak terlalu padat pada hari aktif tersebut. Sesampainya di rumah Mas Utoro, kami habiskan dengan mengobrol dan tidur siang karena memang udara di sekitaran rumah tersebut terasa sejuk.

Malam mendekat, dan saya telah bersiap untuk menuju kampus UMS setelah mendapat pengarahan singkat dari Mas Utoro yang berniat mengantarkan saya saat itu namun saya merasa tidak enak kalau sampai diantarkan ke lokasi, terlalu merepotkan rasanya, bisa menumpang bermalam saja di sana rasanya sudah merepotnya, heheh 😀

Baca Juga :  Kumpulan Preset Adobe Lightroom

Walau sempat tersasar hingga beberapa kilometer, akhirnya saya bisa sampai di lokasi sebelum acara dimulai dan terlihat ruangan yang masih sepi. Saat itu adalah saat pertama kalinya saya berjumpa darat dengan Mas Widhi setelah perkenalan 2012 di web LandscapeIndonesia.com dan berkomunikasi lewat jejaring sosial. Walau Mas Widhi tidak menganggap saya sebagai muridnya, namun saya menganggapnya sebagai guru saya dalam belajar foto landscape melalui foto-fotonya yang keren abis. Setelah dirasa cukup belajar tentang karya fotonya, kemudian saya keracunan untuk membuat e-photobook dari web landscapeindonesia.com yang kemudian sempat menelurkan beberapa e-photobook sendiri sebelum saya sempat berjumpa darat dengan Mas Widhi. Singkat kisah ya di sini saya merasa sangat segan kepada Mas Widhi atas karyanya terhadap Alam dan Budaya Indonesia.

IMG_20140130_224959
Akhirnya bisa berjumpa darat dengan Mas Widhi (kanan)

Sejenak saya melihat ke dalam ruangan, terlihat Mas Widhi sedang berbincang dengan 2 orang yang berada di sebelahnya, segera saya berjalan ke arahnya dan ternyata Mas Widhi sudah mengenali saya terlebih dahulu sebelum saya memperkenalkan diri. Jabat tangan yang penuh tenaga saya rasakan saat itu, simpul semnyum terkembang menjadi tawa ringan sembari berucap salam pertemuan. Saya juga sempat berjabat dengan Mas Sugeng, pembuat ephotobook juga dengan nickname anoa nyasar. Ternyata Mas Sugeng ini satu almamater dengan saya ketika di Semarang, serta kami memiliki beberapa mutual friend di fb ternyata, hahahaa memang dunia tak seluas daun telinga.

Baca Juga :  Picture Style Canon - E | Download
IMG_1777 (Copy)
Mas Widhi memulai presentasi

Acara dimulai dengan serangkaian acara pembuka pada umumnya, setelahnya barulah Mas Widhi mulai mempresentasikan tentang ephotobook yang bisa anda download materi presentasinya. Kesan santai dalam bahasa yang ringan digunakan oleh Mas Widhi dalam penyampaian tiap slide presentasinya tersebut. Mencoba menularkan dan mengajak pada para hadirin agar kreatif dan mengolah hasil foto yang mereka dapatkan ketika melakukan suatu perjalanan maupun dokumetasi. Setelah Mas Widhi menyentuh slide terakhir, kemudian saya dan Mas Sugeng yang duduk di bangku hadirin disuruh maju untuk saling berbagi tentang suka cita dalam membuat ebook serta kendala yang mungkin dihadapi.

IMG_1817 (Copy)
Saya dan Mas Sugeng dipersilahkan untuk mengisi bangku kosong di depan
IMG_1827 (Copy)
Memperkenalkan ponsel invisible *ngarang

Sesi presentasi dan sharing telah selesai, kemudian sesi tanya jawab antara hadirin dan pemateri. Ketika di Acara ini baiklah ada beberapa hadirin yang bertanya kepada pemateri saat acara berlangsung, namun tetap saja ketika acara selesai maka akan lebih banyak yang maju ke meja pemateri dan bertanya langsung :D. Ini yang saya tetap bingungkan dalam tiap seminar, workshop atau kegiatan semacamnya yang berisi sesi tanya jawab.

IMG_1906 (Copy)
Ngemil dulu 😀

Seusai acara penutupan, sesi foto bersama dan sesi bebas mengisi ruangan tersebut. Tak lupa jabat tangan dan foto bersama Mas Widhi dan Mas Sugeng ketika hendak terucap kata pamit.

Hari terasa telah larut saat saya keluar menuju tempat parkiran dan menatap ke jalan di balik pagar kampus tersebut. Segera melaju sedikit lebih cepat namun tetap berhati-hati ketika jalan terasa jauh lebih lengang daripada siang hari. Akhirnya saya sejenak berhenti di angkiran yang tidak jauh dari rumah Mas Utoro untuk mengisi ruang kosong dalam lambung saya. Tidaklah enak ketika sesampainya rumah Mas Utoro kemudian saya ribut di dapur atau keluar lagi untuk mencari makanan. Sesampainya di depan rumah Mas Utoro, seingat saya bahwa pintu telah dibukakan oleh Mas Utoro sebelum saya sempat menelpon untuk mengabari kalau saya telah sampai di depan pintu belakang rumahnya :D. Satu hal yang saya sesalkan saat itu ternyata Mas Utoto belum makan malam karena menunggu saya pulang dari UMS agar bisa makan malam bersama dengan lauk sederhana di meja makannya. Haduuuuhhh saya merasa tidak enak sekali, tapi tetap santai saja lah…. saparatos pokoknya deh mas… 😀

Baca Juga :  Infra Merah dengan Olympus E-PL2 di Demak
IMG_20140130_224854
Foto bareng dulu ya 😀

Malamnya saya tidur cepat sepertinya, dilanjut pagi harinya berbagi cara mengedit foto sederhana kepada Mas Utoro dengan laptop yang menyuarakan lagu-lagu Boomerang melalui speaker aktif yang berada di bawah lemarinya. Siangnya saya pamit untuk kembali ke Kulonprogo agar sampai sebelum sore.

Terima kasih kepada Mas Utoro atas tumpangannya, Mas Widhi atas kesempatannya, Mas Sugeng atas ephotobooknya, Metala atas waktu dan tempatnya, dan orang-orang yang saya jumpai di UMS saat itu.

Tetap kreatif, tetap berkarya dan tetaplah bernafas 😀

IMG_1928 (Copy)
Sebelum pulang ke habitat masing-masing

Leave a Reply