Sayonara kepada ribuan kisah dalam sekeping micro SD

0
3
views

IMG_8330 (Copy)Dahulu saat masih duduk di bangku sekolah, baik sebagai siswa SMA maupun saat menjadi mahasiswa, saya pernah mengalami beberapa kali kejadian kehilangan data. entah karena faktor software maupun faktor hadrware yang menimpa saya. pada masa-masa itu data yang masih tersimpang merupakan data yang masih bisa dicari lagi, atau yang parah adalah bahwa data tersebut menurut saya tidak penting. saat masih usia seperti itu pada masa saya, paling di dalam flash disk isinya lagu atau gambar yang bertebaran di internet. dulu foto juga masih pakai analog, jadi kalo udah menyimpan film negatifnya ya sudah bisa tenang.

tetapi seiring bertambahnya umur yang berimbas kepada bertambahnya kegiatan, tanggung jawab, dan teman. maka lama kelamaan flashdisk menjadi satu-satunya media penyimpanan yang dapat diandalkan. saya tahu kalau flashdisk juga memiliki umur, sama seperti benda elektronika lainnya yang bisa mati tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

IMG_8360 (Copy)

saya termasuk orang yang memilki jadwal rutin untuk melakukan backup pada flashdisk atau memori eksternal pada telepon genggam saya untuk dipindahkan ke hardsik komputer, bila data tersebut benar-benar penting maka saya upload ke internet. saya cukup belajar dari pengalaman sendiri dan di sekitar ketika satu-satunya data tiba-tiba tidak dapat diaskes atau yang terparah adalah sama sekali hilang entah pindah ke dunia mana, eheheh. biasanya berjarak maksimal 1 bulan atau ada penambahan data baru nan penting maka akan segera saya lakukan backup.

Baca Juga :  Quote Sebuah Pendakian

IMG_8364 (Copy)sampai tiba pada suatu hari dimana saya dan kakak saya melakukan barter laptop, dimana semua data harus dipindah dari satu laptop ke laptop yang lain. karena besar total hardsik berbeda, maka ada beberapa data saya yang saya hapus secara sadar termasuk data backup memori eksternal telepon genggam saya. setelah transfer semua data selesai, saya tidak memikirkan untuk segera mem-backup data di memori eksternal saya. saya selalu menunda-nunda untuk melakukan hal tersebut.

sampai pada suatu waktu, saya berniat melakukan salinan dari semua data yang ada di memori eksternal tersebut. kabel data saya hubungkan dari telepon genggam ke laptop saya. pertama yang saya backup adalah foto-foto kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan saya. namun baru memindahkan 1 file langsung terdapat jendela peringatan yang intinya ada file tersebut tidak dapat terbaca dari memori eksternal. lalu saya cancel, kemudian saya masukkan ke dalam adapter SD card siapa tau memang telepon genggam saya yang bermasalah. ternyata hasilnya sama saja, bahkan sampai muncul peringatan untuk melakukan format terhadap memori eksternal tersebut. beberapa kali saya mencoba dengan berbagai cara agar dapat terdeteksi di dalam laptop namun cara tersebut sia-sia.

IMG_8329 (Copy)

akhirnya saya mencoba cara terakhir, yaitu “PASRAH”. ya cara yang satu itu merupakan pengobat hati yang sempat kacau balau. semua data, entah itu dokumen maupun foto serta file lainnya yang saya anggap sangat penting. terasa ada yang aneh rasanya saat harus menerima kenyataan kehilangan data tersebut.

Baca Juga :  NgeBlog? Mudah atau Susah?

mungkin dahulu saat mengalami hal yang sama adalah saya memikirkan harga benda untuk menyimpan data tersebut saat rusak, maklum anak sekolah uang untuk jajan aja kadang kurang apalagi untuk membeli hal seperti itu.

namun untuk masa sekarang rasanya harga tidak jadi masalah, karena  yang menjadi masalah adalah ketiadaan data-data yang mungkin bagi sebagian orang tidak penting, namun bagi saya penting sekali.

saat inilah kita dapat mengatakan “DATA ITU TAK TERNILAI HARGANYA”

pernahkan anda mengalaminya??

[display-posts tag=asalketik]

1 COMMENT

  1. flashdisk nancep ke cpu warnet…. tiba tiba jlep tanpa sebab yg jelas… mungkin arus listrik… flashdisk g kebaca…mending not recognized…. lha ini lenyap tanpa sisa…
    lenyap deh data anime nya….

    • nha itu beberapa kali seperti itu,
      saya juga masih bingung, antara pengaruh arus listrik, apa pengaruh virus karena tersambung online,,
      solusinya dulu ya itu, dijadikan gantungan kunci…

Leave a Reply