[nostalgia] Curug Sewu dalam hamburan cerita 2009

3
5
views

PICT0238
curug sewu dari atas, [mana mungkin kayak gini dri bawah]
bongkar hardsik lagi, bongkar lagi bongkar bongkar… (bukan iklan kopi). menemukan foto tahun 2009 pas masih memakai kamera digital merek vertek spectra (ada yang tau merek ini?). sepertinya juga tahun 2009 merupakan tahun permulaan saya keliling keliling di jauh dari rumah. begini ceritanya…

dari hasil iseng ajakan sodara Heru dan sodara Kamal untuk main kerumahnya di Kec. Sukerejo Kab. Kendal pada hari itu, akhirnya saya mengiyakan saja ajakannya. mengendarai vega r dan jupiter z, kami meliuk liuk mengikuti jalan aspal (gak mungkin ngikutin jalan sapi).

saya lupa jam berapa sampai di rumah Kamal, tetapi siang harinya kami pergi ke sebuah objek wisata, namanya Curug Sewu.

siang hari itu tempat tersebut masih sepi pengunjung, bahkan kami bisa melakukan tawar menawar di loket, tapi tawaran kami tidak berhasil :(.

begitu memasuki lokasi, kami segera menuju gardu pandang yang bisa melihat view yang luas berdominasi warna hijau dan biru.

PICT0240
enaknya bisa melihat pemandangan seperti ini πŸ˜€

tidak berlama lama kami di gardu pandang, segera kami bergerak turun menuju curug sewu yang menjadi tujuan utama kami.

PICT0244
dan ternyata kami dulu itu narsis πŸ˜›

enaknya ketika berkunjung ke wisata alam adalah banyaknya benda benda yang bisa kita gunakan sebagai pengganti tripod, contohnya adalah betonpod, batupod, pohonpod bahkan tongsampahpod. :D. Ternyata dulu kami narsis [banget].

PICT0246
gak usah maksa terbang deh…. huuuuu πŸ˜›

baru beberapa tangga kami melangkah turun, kami dicegat oleh seseorang yang memebawa karcis, ternyata ada tiket lagi untuk turun ke bawah air terjun tersebut. ya sudah, dasar kami adalah manusia kere dan juga miskin, maka kami bergerak naik kembali, lagian kami juga tidak ada niatan berbasah-basahan di bawah air terjun tersebut. Lalu kami mengucapkan salam sampai jumpa kepada penunggu aera curug sewu tersebut… Β hihiihi

Baca Juga :  Tegal, dari hujan hingga kepanasan
PICT0243
ini view sebelum kami bertemu penjaga gerbang lapis ke dua

karena jumlah tangga yang cukup banyak telah kami langkahi untuk menuju turun, saatnya kami menebus hal tersebut. menaiki tangga tersebut lagiiiii… aaaaakkk. membuat nafas kami ngos-ngosan rasanya. T_T

kemudian kami memilih menaiki gardu pandang saja sembari menikmati suasana siang kala itu yang masih cera ceria.

PICT0247
ini cowok sama cowok lho… [sumpah]
PICT0248
yang kalah dapet mobil… ahahha
PICT0249
ini namanya mencari “way of life”
PICT0250
anginya bikin ngantuuuuk…
PICT0251
awas merosot lhooo
PICT0252
lupa kalo ada tiang penyangga di sebelahnya
PICT0253
nyender dulu…biar seger

sampai sampai kami juga berpose yang bisa dibilang cukup unik πŸ˜€

PICT0257
jangan nyopet lho ya…. dosa

turun ke sebelah timur kalo gak salah ya, ada sebuah taman bermain yang seakan menjadi milik kami, sepi sekali gak ada orang….. cuma ada kami yang termasuk orang πŸ˜€

PICT0258
gak ada orang, cuman kami bertiga saja
PICT0262
gak ada lawannya πŸ˜€
PICT0263
macet di prosotan

dengan tenaga yang sudah terkkuras untuk bermain prosotan dan jungkit-jungkitan, kami masih sanggup menangap jerapah. ini buktinyaPICT0269

jerapahnya ternyata mudah ditaklukan

 

 


setelah merasa cukup mainan prosotannya, kami memlilih untuk bermain air saja, bukan berenang ya…cukup main air saja. air disini terasa sangat segar, selain airnya jernih, suhu air juga terasa sejuk. satu hal yang terasa asik lagi adalah kolam renangnya sepi…jadi kuman-kumannya tidaklah begitu banyak [sok higienis].

PICT0265
lagi liatin apa coba…

tidak banyak foto foto yang ada saat kami berenang, sebenarnya itu karena masalah privasi. [huuuuuuuu maksa]

setelah berenang kami merasa kelaparan, dan keluar mencari angkutan untuk dapat menemukanan makanan yang bisa mengenyangkan perut kami. kami pergi ke stasiun jet coaster alias halilintar terdekat, namun sayang…tidak ada kereta yang beroperasi. πŸ™

PICT0271
gak ada penunggu stasiunnya

kami putuskan kemudian mencari kereta api saja, namun gerbong penuh, terpaksa kami duduk di depan masinis. πŸ˜€

Baca Juga :  Bromo, Bukan Sunrise Tujuanku
PICT0273
nunggu diusir pak masinis

setelah perjalananan panjang menaiki kereta yang tidak bergerak ini, akhirnya kami sampai pada sebuah warung makan yang menyajikan menu makanan seperti komunitas kami yaitu “BRONGKOS“.

PICT0275
brongkos brongkos brongkos

nasib belum berpihak kepada kami, warungnya tutup……kembali berjalan mencari makanan lainnya :(. berjalan jalan di antara pepohonan, dan kami menemukan pohon mangga πŸ˜€PICT0279

pohon mangganya ketinggian

tak terasa akhirnya kami pun telah sampai di gerbang keluar, ya udah, foto dulu aja πŸ˜€

PICT0280
bisa melihat kami ada di mana?

dari gerbang tersebut kami mengambil kendaraan kami yang telah kami parkirkan sebelumnya. ini kendaraan kami πŸ˜€

PICT0283
kamu naik duluan, aku belakangan ntar

sebelum kami sempat bergerak menuju ke rumah Kamal, ternyata hujan datang diiringi petir yang cukup membuat kami ketakutan. derasnya hujan mampu bertahan selama sekitar 4 jam membuat kami hampir tersambar Β listrik alam yang hampir mencapai kami saat itu :(. kami hanya mampu berdoa saat itu dengan segala kepasrahan kami.

sekitar pukul 5sore kami bergerak menuju Bundaran Sukorejo, dan ternyata di sana aspal kering tanpa ada bekas hujan sedikitpun. aaaaaaakkkkk kami bertiga basah kuyup dan melintas diantara pandangan orang-orang yang heran dengan kami yang basah kuyup.

kemudian mampir ke rumah sodara heru, kami bukannya disuguhi balita ya, namun itu namanya alpin, adiknya heru.

PICT0291
dua jari… pissss

setelah bisa beristirahat selama semalam, keesokan harinya kami kembali melewati jalan yang sama namun beda lajur. namun tetap saja kami basah kuyup terkena hujan…..akakakakkakaka

Baca Juga :  Menyusuri Jalan Setapak Menuju Curug Siluwok di Kulon Progo
PICT0296
pake jokpod….
PICT0295
basah kuyuuuup

.

jadi punyakah anda foto lama yang bisa mengingatkan anda kembali pada suatu masa yang bercerita ?

salam πŸ˜€

[display-posts tag=ghozaliq]

 

3 COMMENTS

Leave a Reply